Idap Kanker Otak Kecil, Dini Amanda Butuh Bantuan Pihak Dermawan

LUBUKLINGGAU – Dini Amanda warga RT 04 Kelurahan Lubuk Aman Kecamatan Lubuklinggau Barat I, tepatnya di belakang Bengkel Las Arif mengidap penyakit kanker otak kecil.

Siswi yang baru saja lulus SMP Negeri 7 tersebut, saat ini membutuhkan biaya untuk pengobatan, mengingat ia termasuk keluarga kurang mampu, sehingga tidak memiliki cukup dana untuk berobat.

Mahasiswa STKIP PGRI Lubuklinggau yang juga pengurus Komsat GMNI Jurusan IP ketika menjenguk Dini Amanda saat terbaring lemas di kediamannya karena penyakit kanker otak kecil. (Ist)

Beruntung, Kota Lubuklinggau memiliki mahasiswa-mahasiswa yang memiliki jiwa kepedulian tinggi ,sehingga tergerak untuk membantu mencari solusi agar Dini Amanda dapat berobat.

Agriansyah karib disapa Pegik, Mahasiswa STKIP PGRI Lubuklinggau yang juga Ketua Komisariat GMNI Jurusan IP ketika diwawancarai Bintanginformasi.co.id mengaku kalau mereka sudah mencoba cari jalan keluar agar ada pihak dermawan dapat membantu.

“Kami sudah menemui RT, Lurah Lubuk Aman, bahkan Dinas Sosial Lubuklinggau, menceritakan kalau ada warga yang saat ini sedang mengidap kanker otak kecil dan memerlukan bantuan,”ungkap Pegik.

Agriansyah karib disapa Pegik Ketua Komisariat GMNI Jurusan IP STKIP PGRI Lubuklinggau. (Ist)

Menurutnya, membantu sesama umat manusia menjadi hal penting dalam proses sebagai mahluk sosial. “Kami bergerak, mencoba menjadi jembatan penghubung, agar Dini Amanda mendapatkan pertolongan dari para pihak dermawan,”ujarnya.

Ditambahkan Irham Dani Waka Bidang keorganisasian Komsat IP, mereka sudah melaporkan perihal Dini Amanda ke Dinsos Lubuklinggau, dan berharap mendapatkan tawaran solusi.

“Dinsos menyarankan kami mesti melapor ke Dinkes, ya mungkin besok, kami akan ke Dinkes,”bebernya.

Irham Dani Waka Bidang Keorganisasian Komsat GMNI Jurusan IP STKIP PGRI Lubuklinggau. (Ist)

Selain berencana ke Dinkes, mereka juga akan melakukan penggalangan dana di Simpang RCA, dijadwalkan Senin nanti.

“Bukan apa-apa, Dini masih memiliki peluang untuk kembali sehat, apalagi Dini masih sangat remaja, dia masih memiliki harapan besar untuk mencapai cita-citanya, dan kami tergerak tulus untuk membantu mewujudkan harapan itu,”jelas Irham.(03)