Kepala SMPN 2 : Arahan Wawako Jadi Motivasi Kami

LUBUKLINGGAU – Kepala SMP Negeri 2 Lubuklinggau, Parman menyambut baik kunjungan Wakil Walikota Lubuklinggau H Sulaiman Kohar terkait kunjungan ke sekolah dalam hal memantau pembelajaran tatap muka perdana.

Kepala SMPN 2 Lubuklinggau, Parman (kiri) menyambut kehadiran Wakil Walikota H Sulaiman Kohar dalam peninjauan pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 2 Lubuklinggau, Senin (30/8/2021). (Ist)

Dalam peninjauan tersebut, Wawako turut didampingi Kadis Dikbud, H Dian Chandera, danKabag Prokopim, Ongki Pranata. Senin (30/8/2021).

Kepala SMPN 2 Lubuklinggau, Parman ketika diwawancarai Bintang Informasi mengatakan kunjungan Pemerintah Kota Lubuklinggau, dalam hal ini Wakil Walikota,merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat, tenaga pendidik dan anak didik.

Wawako Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar ketika memberikan arahan kepada anak didik untuk tetap semangat mentaati prokes.(diskominfo) 

“Pemerintah sangat peduli terhadap kesehatan tenaga pendidik dan anak-anak, dengan memberikan arahan untuk tetap menjaga protokol kesehatan,dan ini sangat kita apresiasi,”ungkap Parman.

“Jangan kita menyuruh anak tapi kita sendiri tenaga pendidik, tidak mengikuti aturan prokes,”tambah Parman.

Wawako Lubuklinggau H Sulaiman Kohar (tengah) didampingi Kadis Dikbud H Dian Chandera (kiri) , Kepala SMPN 2,Parman (kanan) meninjau tiap lokal SMPN 2 Lubuklinggau. Senin (30/8/2021). (Diskominfo).

Diceritakannya, Anak Didik SMPN 2, dari kelas 7,8 dan 9 masuk sekolah dengan perbandingan 35 hingga 50 persen. Sisanya dengan pembelajaran sistem genap ganjil, dimana jam belajar sampai 3 jam saja.

Sementara itu, Wawako H Sulaiman Kohar dalam arahannya menyampaikan anak didik sudah rindu dengan sekolah. Terutama dengan suasana, teman dan guru.

Wawako berpesan, agar semua pihak mematuhi protokol kesehatan, terutama memakai masker dan rajin cuci tangan. sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Lubuklinggau.

“Kepada anak-anak, apabila mengalami gejala kurang sehat beritahu pihak sekolah. Jangan masuk sekolah dulu, nanti akan ada petugas Puskesmas yang datang ke rumah untuk mengecek secara langsung. Dan itu tidak dipungut biaya,” imbuhnya.

Terhadap dewan guru, Wawako mengingatkan agar selalu memberikan contoh yang baik kepada murid-murid terutama dalam menerapkan protokol kesehatan. Apabila ada murid yang sakit jangan diizinkan untuk masuk sekolah. (Rls/b14ck).