Miliki Petugas Protokol Kesehatan Sendiri, PTM di SMAN 6 Ketat

LUBUKLINGGAU – Tiga hari berjalan pelaksanaan tatap muka bertahap, SMA Negeri 6 Kota Lubuklinggau berjalan sukses.

Kepala SMAN 6 Kota Lubuklinggau, Lya Kamila.

Kalaupun nanti dilaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) menyeluruh, diyakini SMA Negeri 6 lubuklinggau menjadi salah satu sekolah paling siap menerapkan.

Hal itu dikarenakan, SMAN 6 Lubuklinggau menerapkan protokol kesehatan cukup ketat, tidak hanya berlaku bagi siswa namun juga seluruh guru dan staf.

Kepala SMAN 6 Lubuklinggau, Lya Kamila diwakili Waka Kurikulum, Sahrianto ketika dibincangi Bintang Informasi, Rabu (25/8/2021) mengatakan sekolah mereka memiliki petugas prokes tersendiri.

Waka Kurikulum SMAN 6 Kota Lubuklinggau, Sahrianto.

“Petugasnya memang dibentuk, dari petugas UKS,”ungkapnya.

Petugas prokes akan memeriksa para siswa yang masuk, mulai dari pengecekan suhu tubuh menggunakan thermogun, menggunakan masker , mencuci tangan dan mengatur tempat duduk dalam kelas berjarak 1 meter. Selanjutnya mereka juga tidak memiliki jam istirahat, karena dalam satu hari, sehari pelajar hanya belajar 3 jam saja.

Kemudian, lanjut Sahrianto, kepala sekolah mereka sangat mentaati aturan berkaitan dengan tatap muka, seperti menerapkan secara benar edaran dari Walikota Lubuklinggau.

“Sesuai dengan surat edaran walikota untuk kapasitas hanya 50 persen siswa yang saat ini mengikuti tatap muka, “ucap Sahrianto.

Teknisnya, pihak sekolah, membagikan kelompok, ada kelompok A dan kelompok B. Jika kelompok A sekolah, maka Kelompok melaksanakan secara Daring. Begitupun sebaliknya.

Kedepan mereka sangat berharap bisa melaksanakan belajar secara full, agar para dewan guru bisa menerapkan pembelajaran secara efektif dan efisien.

“Ya, semoga corona segera hilang dari muka bumi ini,”pungkasnya.(feb)