Paripurna DPRD, Setujui Dilanjutkan Pembahasan

*Atas Penyampaian Nota Keuangan dan Raperda APBD-P oleh Wali Kota

LUBUKLINGGAU-Wali Kota Lubukoinggau, H SN Prana Putra Sohe menyampaikan nota keuangan dalam rapat paripurna DPRD Kota Lubuklinggau tentang penyampaian nota keuangan dan raperda APBD Perubahan tahun 2021.

Dalam penyampaiannya, Nanan, sapaan akrab Wako menyebutkan bahwa pendapatan daerah dari Rp. 961,3 Miliar bertambah menjadi 1, 019 triliun. Kemudian belanja daerah dari Rp. 1,1 triliun menjadi Rp. 1,221 triliun

Usai penyampaian nota keuangan oleh wali kota, rapat paripurna dilanjutkan dengan pandangan umum fraksi-fraksi dimana semua fraksi menyetujui untuk dibahas lebih lanjut, hanya saja ada beberapa fraksi menyampaikan beberapa pandangan.

Pertama,  Fraksi Partai Golkar yang disampaikan Reza Ashabul Kahfi mengatakan setelah mendengarkan penyampaian walikota pada prinsipnya  menerima untuk dibahas lebih lanjut oleh komisi atau Pansus di DPRD Lubuklinggau.

Kemudian Fraksi Partai Gerindra, disampaikan oleh Yaudi mengatakan bahwa secara keseluruhan APBD-P, dari anggaran itu untuk Pembiayaan daerah diharapkan dengan dana sebesar itu dialokasikan sesuai utk pemulihan ekonomi nasional dan mempercepat kesejahteraan sosial.
“Kami sepakat RAPBD-P dibahas lebih lanjut,” katanya.

Kemudian Hambali Lukman dari fraksi PDIP menyatakan  menerima untuk dibahas lebih lanjut dan dibahas secara komprehensif antara DPRD dan OPD. “Makanya kami harap OPD aktif dan tidak diwakilkan saat pembahasan, agar RAPBD-P bisa dibahas se-efektif mungkin dan dapat berkontribusi dalam mensejahterakan masyarakat Kota Lubuklinggau,” tegasnya.

Jubir Fraksi PKS, Merismon terhadap nota keuangan tentang RAPBD-P meminta pemkot untuk memberikan penjelasan terkait dengan program  pemulihan ekonomi sebesar Rp 200 miliar. “Kami berharap dana pinjaman tersebut betul-betul untuk masyarakat bukan untuk membayar hutang,” katanya.

Sementara fraksi lain menyetujui dan agar dibahas selanjutnya.(*)