Praniko (Niko), Anak Rantau Menuju Linggau EMAS

*Siap Maju di Pilkada Kota Lubuklinggau 2024

LUBUKLINGGAU – Mengusung Slogan “Lubuklinggau EMAS”, Anggota DPRD Kabupaten Bandung dua periode 2014-2024, Praniko Imam Sagita siap maju mencalonkan diri di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau 2024 mendatang.

Praniko Imam Sagita (Niko) Anggota DPRD Kabupaten Bandung putra daerah asli Kota Lubuklinggau, siap maju di Pilkada Walikota Lubuklinggau 2024.

Pria karib disapa Niko ini merupakan asli putra daerah Kota Lubuklinggau. Saat ini masih duduk menjadi anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Gerindra.

Niko memiliki jargon, Lubuklinggau EMAS yang memiliki singkatanĀ  arti Edukatif, Mandiri, Agamis dan Sejahtera.

Ketika diwawancarai Bintanginformasi.co.id, Niko membenarkan dirinya berniat untuk maju menjadi calon Walikota Lubuklinggau. Dirinya sebagai anak rantau ingin kembali ke pangkuan ibu pertiwi siap membangun daerah Kota Lubuklinggau.

“InsyaAllah sebagai putra daerah, tentunya ingin berbakti untuk tanah kelahiran, dengan bekal pengalaman sebagai anggota DPRD kabupaten Bandung dua periode hingga saat ini,” kata Niko.

Di DPRD Kabupaten Bandung, Niko menjabat sebagai Ketua Komisi B dan Ketua Fraksi Gerindra. Dimana jumlah penduduk Kabupaten Bandung, lebih banyak dibandingkan dengan Kota Lubuklinggau.

“Mengapa kita bisa membangun daerah orang, kenapa tidak di daerah sendiri,” ujarnya.

Ia tidak menampik, adanya pembangunan di Lubuklinggau. Tapi dirinya memiliki konsep lain, dalam mensejahterakan masyarakat Lubuklinggau melalui slogan EMAS.

“Kita akan bawa masyarakat lebih Edukatif, Mandiri, Agamis dan Sejahtera,” terangnya.

Menurutnya Lubuklinggau merupakan kota yang memiliki letak geografis yang bagus. Memiliki SDM yang sudah melek teknologi dan pengetahuan.

Di Lubuklinggau, Niko lahir dan besar di Kelurahan Talang Jawa, bahkan kedua orang tuanya pun masih di Lubuklinggau di kelurahan Taba pingin Jalan Asoka.

Niatan maju sebagai calon Walikota, ingin memberi kontribusi lebih kepada masyarakat. Kebetulan di DPRD Kabupaten Bandung, dirinya di Komisi B dua periode salah satu leading sektornya bagian ekonomi/pendapatan asli daerah.

Dijelaskannya,saat periode pertama menjabat ketua Komisi B, APBD Kabupaten Bandung hanya sebesar 800 Milyar. Saat ini sudah meningkat sebesar 1,1 triliun.

“Kita punya konsep, tapi tidak meninggalkan kesejahteraan masyarakat,”akunya.

Dirinya menyayangkan, kalau Lubuklinggau memiliki kans atau cinderamata yang cukup besar diberikan Allah SWT yakni Sungai Kelingi yang membelah dua wilayah Kota Lubuklinggau. Menurut nya ini bisa dikelola dengan baik. Sesuai amanat UU 45 pasal 33 ayat 3 : kekayaan alam itu harus dikelola dan untuk kesejahteraan masyarakat. “Jangan dibiarkan,”tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Niko mengungkapkan kalau tahun 2017 lalu dirinya sudah berniat maju mencalonkan diri sebagai Walikota Lubuklinggau. Namun karena ada beberapa hal komunikasi politik Walikota saat ini. Sehingga dirinya memberikan kesempatan untuk dua periode. (Eju)