STKIP PGRI Lubuklinggau Menuju Universitas

*Pelantikan Ketua STKIP PGRI Lubuklinggau Rudi Erwandi Sukses

LUBUKLINGGAU – Bertempat di Gedung Embun Semibar, Ketua STKIP PGRI Kota Lubuklinggau, Dr H Rudi Erwandi dilantik dan dikukuhkan. Jumat (3/9/2021).

Rudi Erwandi, kembali akan menjabat Ketua STKIP PGRI Kota Lubuklinggau untuk periode 2021-2025.

Turut hadir diacara pelantikan tersebut, Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe. Ketua Umum Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (YPLP PT) PGRI Dr. Hj. Melia Rosani, Prof. Dr. Supardi, US., MM., M.Pd. Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. H. Ahmad Zulianto, S.Pd .

Kemudian Sekwan, H Imam Senen, Kasat Pol PP, Walusman, Kabag Prokopim Setda Kota Lubuklinggau, Ongki Pranata. Kadisdikbud Lubuklinggau Dian Chandera dan para civitas akademika STKIP PGRI Kota Lubuklinggau.

Usai pelantikan, Rudi Erwandi diwawancarai, mengucapkan rasa syukur. Kedepan akan bekerja untuk besarkan STKIP PGRI Lubuklinggau menjadi Universitas PGRI Lubuklinggau.

Lanjutnya, universitas tidak akan terwujud jika tidak ada kolaborasi dan dukungan dari semua pihak, civitas akademika, dan YPLP PT PGRI Provinsi Sumatera Selatan.

Bahkan dirinya menargetkan 60 persen dosen di STKIP PGRI Lubuklinggau bergelar doktor dalam rangka memenuhi persyaratan menjadi Universitas PGRI Silampari.

“Insya Allah tercapai tercapai targetnya, karena saat ini sudah mencapai 40 persen yang mengikuti program S3, yang sudah selesai hingga saat ini ada 14 dosen dan sedang berjalan ada 27 dosen yang tersebar diseluruh Indonesia, ujarnya”

Sementara itu Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dilantiknya kembali Rudi Erwandi.

“Kami pemerintah kota Lubuklinggau, sangat mendukung upayanya untuk menjadikan STKIP PGRI Lubuklinggau menjadi Universitas PGRI Silampari,”akunya.

Dijelaskannya, dalam setiap kesempatan kehadiran perguruan tinggi di Lubuklinggau semakin memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Kota Lubuklinggau. Karena banyaknya perguruan tinggi menjadi magnet tersendiri untuk mendukung sektor perputaran ekonomi.
“Karena banyak perguruan tinggi di Lubuklinggau, tentu mahasiswa yang kuliah tidak hanya datang dari Lubuklinggau. Mungkin saja 80 persen dari luar kota Lubuklinggau,”jelas Nanan.(de)