Terkait Penempelan Pamplet, Ardi Minta Maaf

MUSI RAWAS- Terkait dengan penempelan pamplet yang bertuliskan ‘Demi kenyamanan bersama, dimohon untuk tidak, merekam, membidio, memfoto dalam area Kantor DPUCK-TRP’ di sekitar Perkantoran Dinas Pekerja Umum Cipta Karya dan Tata Ruang (DPUCK-TRP). Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPUCK-TRP, Ardi Irawan menyampaikan permohonan maaf.

Pemhononan maaf tersebut disampaikan Ardi, saat melakukan klarifikasi kepada sejumlah awak media yang bertugas diwilayah Kabupaten Mura, Jum’at (22/10/2021) di Ruang Rapat Kantor DPUCK-TRP.

Ardi mengaku, pamplet tersebut sudah ditempel sejak satu minggu terkahir. Saat itu, memang dia yang memerintahkan untuk stafnya menempelkan pamplet tersebut.

“Itu tertempel sudah seminggu ini. Waktu itu, saya lagi diluar dan memang saya memerintahkan menempel tulisan tersebut,” kata Ardi.

Hanya saja, maksudnya pamplet tersebut ditelpel hanya dibagian ruang kerjanya dan ruang rapat saja. Namun, tidak disangka justru pamplet tersebut ditemplem diseluruh bagian Kantor termasuk diruang tunggu.

“Niatnya hanya dioasang di ruang kerja saya dan ruang rapat saja. Tapi, tidak menyangka ditempel di seluruh sekitar kantor. Sebenernya, itu hanya untuk intenal kami untuk menjaga kenyamanan antara kami pegawai,” ungakpanya.

Untuk itu, pemasangan pamplet tersebut, tidak ada sedikitpun niatan untuk melarang media apalagi untuk menghalang-halangi tugas jurnalistik.

“Kami welcome ke media tidak sedikitpun menghalangi jika ada pemberitaan. Berhubung ini sudah viral, saya mohon maaf secara pribadi dan secara pimpinan OPD. Seandainya jima pemasangan salah tafsir dan ada yang mengartikan untuk melarang media,” bebernya.

Bahkan sambung dia, harusnya diujung kalimat tersebut, ada kata tanpa izin. Terlebih, didalam tulisan tersebut, juga tidak terdapat kata-kata media.

“Karena, terkadang saat rapat ada pegawai yang secara diam-diam melakukan dokumentasi. Ini yang terkadang membuat tidak nyaman. Sekali lagi, saya mengakui ini kekeliruan saya dan saya minta maaf,” ucapnya. (Ok)