Termakan Hoax, Masyarakat Enggan Vaksin

MUSI RAWAS- Camat Selangit, Hj Rusana Mulawati memantau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-29 di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Prabumenang, Senin (19/10/2021).

“Alahmdulilah, vaksinasi ini berjalan dengan lancar dan mendapat antusias dari masyarakat. Hal ini terlihat dari jumlah masyarakat yang divaksin sesuai dengan target yakni 100 orang,” ujar Camat.

Dikatakan Rusana, untuk menyukseskan Vaksinasi ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh kepala desa agar terus mensosialisasikan pentingnya vaksinasi ini.

“Vaksinasi ini diharapkan dapat mengurangi dampak dari pandemi Covid-19. Vaksin ini dapat meningkatkan imun tubuh dan dapat menahan serangan Covid di dalam tubuh dan tidak berdampak parah terhadap masyarakat yang terinveksi,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya bersama tenaga kesehatan dan perangkat desa di kecamatan selangit terus memantau kesehatan seluruh masyarakat setempat maupun pendatang.

“Kita terus berupaya agar pandemi ini tidak kembali mewabah di kecamatan selangit dan kita berharap masyarakat dapat terus menerapkan prookol kesehatan khususnya memakai masker dan mau di vaksin,” pungkasnya

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Selangit, M.Uzer menjelaskan, hingga saat ini khusus di kecamatan Selangit diperkirakan masyarakat yang sudah divaksin mencapai 66 persen dari jumlah keseluruhan penduduk.

“Kita telah memberikan vaksis bagi 100 masyarakat yang terdiri 91 orang menerima vaksin ke-1 dan 9 orang vaksin ke-2,” ungkapnya.

Dikatakan Uzer, bagi masyarakat yang belum divaksin dan ingin mendapatkan vaksin maka dapat mengikuti jawwal vaksindi desa lainnya sesuai dengan agenda UPT Puskesmas Selangit.

“Hari ini kita di Desa Prabumenang, besok (19/10) akan dilaksanakan di desa Taba Gindo dan hari Kamis (21/10) di Kelurahan Selangit,” paparnya

Terkait dengan kendala, Uzer menjelaskan masih ada masyarakat yang belum mau divaksin dikarenakan adanya informasi hoax tentang vaksin, namun pihaknya terus mensosialisasikan pentingnya di vaksin dan dampak yang ditimbulkan akibat tidak divaksin. Selain itu, ada masyarakat yang mau divaksin namun belum bisa divaksin dengan alasan kesehatan.

“Hari ini ada 2 pasien yang kita tunda pemberian vaksin, dikarenakan alasan kesehatan. Dimana pasien dicurigai memiliki tanda-tanda pasien yang belum bisa divaksin karena menderita darah tinggi dan asma akut,” pungkasnya. (Ok)